Ketika Dinas Suami Menjadi Me Time Tersendiri

Hai bunda apakabar?

Ada ga nih diantara bunda yang sering ditinggal dinas sama suami dalam jangka waktu yang singkat hingga agak lama?

Kalau saya termasuk yang sering di tinggal dinas dari mulai satu minggu hingga satu bulan. Awalnya, saya selalu takut ketika suami akan pergi dinas. Pernah dulu sampai saya menangis hanya gara gara suami harus pulang kantor jam 2 pagi sampai harus dinas luar kota dengan meninggalkan saya dan si kecil berdua saja di rumah kosan di Makassar tanpa sanak saudara sesaaat setelah saya mendarat di bumi daeng ini.

Belum kenal banyak orang, tidak ada sanak saudara, hidup di ruangan petak yang hanya terdiri dari kamar tidur, dapur dan kamar mandi. Bisa dibayangkan ya bun, rasanya kayak apa. Nangis nangis heboh sampai akhirnya diem sendiri karena capek nangis hahahaha.

Dari pengalaman itu, suami mencoba untuk melatih saya agar lebih mandiri, ga cengeng dan manja. Saya selalu diberi nasehat agar bergaul dengan sesama bunda yang kuat dan mandiri, agar tertular energinya.

-Latihan itu di mulai dari dinas sehari dua hari tanpa mengajak saya dan buah hati.
-Latihan kedua dengan pulang bada maghrib menjelang isya agar saya terbiasa tidak menanyakan terus jam berapa pulang kantor (ini juga cara suami agar terhindar dr macet di jalan pettarani dan talasalapang yang dilintasi truk sampah tangkasaki yang selalu bikin macet parah).
-Ketiga, melatih saya untuk pergi kesuatu tujuan tanpa diantar oleh beliau.
-Keempat melatih saya memasang gas sendiri,dan aneka latihan ringan lainnya.

Kenapa suami lakukan itu? Semua semata agar saya tidak manja dan bisa menghandle semua urusan ketika beliau dinas. Daaan alhamdulillah semuanya berhasil, kecuali pasang gas sendiri๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ

Ini ada beberapa tips agar ketika suami dinas justru kita bisa lebih leluasa untuk me time bersama si kecil:
1. Luangkan waktu untuk jalan jalan berdua dengan buah hati
2. Eksplorasi dapur dengan mencoba menu menu baru yang bisa dinikmati bersama anak kita
3. Eksplorasi kebun, atau kalau tidak punya kebun kayak saya cukup eksplorasi toko tanaman hias, beli beberapa tanaman hias dan mulai menanam dan merawat tanaman di rumah. Ini benar benar jadi hiburan banget terutama ketika tanaman kita berbuah atau berbunga
4. Aktif di kegiatan sosial di sekitar rumah, bertemu para oma dan bunda di pengajian atau di komunitas. Saya bahkan selalu dibilangin tetangga kalau saya lebih aktif ketika suami lagi dinas. Ya iyalah ya bun, kan bisa lebih bebas pergi ke mana aja tanpa pusing nyiapin sarapan atau makan malam๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰
5. Beli buku bacaaan yang menarik dan baca sepuasnya
6. Dengarkan musik yang disukai atau bahkan pergi ke acara musik
7. Kalau ada pameran budaya, datang saja bersama si kecil, itu akan menambah wawasan kita dan pengalaman si kecil
8. Nonton drama korea atau film india sambil joget joget sendiri juga membantu banget buat meng-escape rasa kangen suami dan kebosanan (yang ini subjektif banget ya bun,soalnya ada bunda yang nambah baper lihat drakor atau filem india ini๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚)
9. Beberes rumah dengan menambah aksen aksen atau hiasan tertentu. Jadi nanti pas suami pulang, dia akan surprise lihat kondisi rumah yang berbeda dan lebih cantik.

Hal yang perlu menjadi catatan adalah meskipun suami kita dinas, kita harus tetap senantiasa meminta ijin ketika keluar rumah. Jangan mentang2 suami sedang di luar kota, kemudian kita keluar seenaknya tanpa sepengetahuan beliau. Bagaimanapun ridho suami adalah ridho Allah SWT jua.

Itu saja beberapa tips dari saya ya bun, memang sih ketika suami dinas, rumah akan kelihatan sepi dan rasa rindu bisa dateng bergejolak secara tiba tiba (alay) tapi pinter2nya kita aja untuk bikin rumah jadi lebih rame dan berwarna serta pinter2nya kita aja buat mensiasati agar rasa kangen itu bisa tersimpan rapi di hati dan meluapkannya secara indah ketika suami tiba di rumah๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜.

Semoga bermanfaat ya bun

Salam

Bunda Nisa

bundanisa

Penulis bisa dihubungi melalui email: atikmuttaqin17@gmail.com

You may also like...

4 Responses

  1. Nurfaisyah says:

    Wah, iya nih. Kadang khawatir sendiri kalau ditinggal lembur. Semoga saya bisa juga terbiasa ditinggal dinas.

    • bundanisa says:

      Iya mbak, itu semua cuma masalah kebiasaan kok. Semakin terbiasa, semakin santai kita saat ditinggal dinas. Semangaaat mbakโ˜บ

  2. Samma nih kayak saya, kalo suami ke luar kota bisa menikmati waktu sendiri.
    Tapi saya kalo udah lewat 3 hari biasanya udah BT sendiri ๐Ÿ˜…

    • bundanisa says:

      Iya kak, hampir sama sih. Cuma karena keadaan memaksa demikian, mau ga mau harus dialihkan rasa BT nya dengan banyakin aktifitas kak, termasuk aktifitas ketemu sama kak ery๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!