Menikmati Makanan India Sekaligus Berfoto Foto Manja ala Bollywood di Bollywood Caferesto

Hai bunda,

Siapa nih yang suka dengan film India? Tarian yang khas dan aktor aktrisnya yang berparas jelita dan rupawan selalu menghiasi setiap adegannya. Saya dulu salah satu penggemar dunia bollywood saat SMP, saat SMA saya berganti haluan ke film korea. Kini, setelah punya anak, saya lebih gandrung dengan film kartun sambil membersamai si kecil menonton.

Dari awal saya menginjakkan kaki di Makassar dan berjalan jalan di sekitaran jalan sungai sadang Makassar, perhatian saya selalu tertuju pada bollywood caferesto. Cafe yang selalu mengalunkan lagu india keras sekali, hingga menarik perhatian pengguna jalan di sekitarnya. Saat itu saya sudah naksir dengan cafe ini dan penasaran dengan cafe tersebut serta makanan yang dihidangkan disana. Dulu saat di Jogja saya pernah makan di sebuah restoran india, tapi rasanya benar benar terlalu eneg di lidah saya. Tapi itu tidak membuat saya kapok, justru saya selalu penasaran dengan makanan yang asing di lidah saya.

Berbeda dengan suami yang sudah nyangkut lidahnya sama masakan nusantara dan selalu enggan tiap kali saya ajak ke resto india, italia,korea, arab maupun tempat makan yang menyajikan menu asing lainnya, teman saya yang kebetulan sedang mudik ke makassar dari kendari ini, justru menyukai tawaran saya untuk mencoba makanan India di cafe bollywood Sungai Sadang. Daan karena kebetulan juga suami sedang dinas ke Luwu Timur dan Palopo, jadi saya cukup meminta ijin saja dengan beliau dan ngacir pergi bersama teman saya tersebut.

Sampai di halaman cafe, kami berdua sudah berbinar gembira. Disambut dengan alunan musik India yang khas dan keras, kami seolah digiring masuk tanpa ragu. Sesampai di tempat duduk, kami langsung disodori dengan aneka menu yang menggugah selera.
Mata kami tertuju bukan pada nasi briyani dan kari, tapi kami tertarik pada ladoo atau manisan India yang kerap jadi model makanan di film India, utamanya kuch kuch hota hai๐Ÿ˜†.

Tapi sayang, saat saya memesannya, mereka sedang tidak membuatnya hari itu. Pelayannya bilang bahwa sulit membuat ladoo jadi memang jarang disajikan di cafe mreka. Akhirya, pilihan kami jatuh ke menu roti prata, teh india, mie, dan kudapan ringan lainnya yang tidak sempat saya foto karena keburu ludes. Kami tidak memilih nasi briyani ataupun kari karena melihat gambarnya saja kaminsudah sedikit eneg apalagi kami juga kurang begitu suka dengan kekentalan kuah karinya dan rasa rempah yang begitu menusuk lidah pada nasi briyaninya. Sengaja memilih Prata dengan toping keju dan coklat, karena Nisa anak saya suka sekali dengan roti bertabur keju dan coklat. Kudapan ringan yang membuat Nisa senang. Tehnya pun ludes diminum Nisa.

Di sana, kami juga diijinkan untuk berfoto foto ala ala bollywood dengan menggunakan kain sari dan beragam aksesoris pelengkapnya dengan gratis, tapi setelah menu yang dipesan dihidangkan. Sebelum menu dihidangkan, kami diijinkan untuk memilih kain sari yang akan kami pakai. Saya sendiri adalah penggemar kain khas india ini. Di jogja saya mempunyai satu helai kain sari berwarna kuning yang sengaja saya pesan ke teman saya yang sedang berada di India kala itu.

Jujur, saya sangat suka dengan suasananya yang begitu nyaman, tidak terlalu ramai, dan terkesan intim. Dan yang pasti sangat india. Sempat saya ajak ngobrol chefnya yang asli India, tapi sayang dia hanya fasih berbahasa hindi dan sedikit sekali memahami bahasa Inggris. Overall, kami berdua sangat puas dengan layanan yang diberikan. Nisa juga nampak sangat menikmati suasana di sana, dan seperti biasa, dia lahap memakan roti prata.

bundanisa

Penulis bisa dihubungi melalui email: atikmuttaqin17@gmail.com

You may also like...

7 Responses

  1. Ifa says:

    Bajunya disewa atau boleh pakai gratis, mb? Hihihi, lucuu

    • bundanisa says:

      Gratis sayang, asal kita beli makanan dan minuman di sana, soalnya baju sarinya boleh kita pakai setelah menu tersaji di meja

  2. Mamie Lily says:

    Gelangnya ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    Thanks info dan review nya kak, semoga bisa berkesempatan ke sana

  3. Wah aku penggemar film India nih. Tapi sayang ya menunya nggak terlalu komplit. Mungkin karena bumbunya beda sama bumbu kita

  4. Nanie says:

    Foto-foto suasana dalam cafe kurang besarrr, pengen liatebih detail hihihi

  5. Aku penggemar aksesoris India bunda Nisa. suka banget ngumpulin kalung, gelang dan cincinnya yang etnik, besar penuh ukir cantik dan warna-warni batu. Apalagi di kombinasi dengan gamis jadi cantik sekali. Kalau makanan dan film-filmnya aku kurang sukaaa. Mungkin di kafe ini akan ada satu dua menu yang bakalan bikin aku berubah pikiran?

Leave a Reply to Mamie Lily Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!